Yesterday
February 26th, 2007 by andi-sapoeHari kemarin aku bimbang.. Memikirkan segala sesuatu yang telah terjadi dalam hidupku.. Saatku bangun, aku berdoa dan yakin hari ini aku akan memulai hari dengan baik.. Kulangkahkan kakiku menuju kamar mandi yang dingin dan segera mengguyur seluruh tubuhku dengan air yag menyegarkan.. Begitu terasa kesegaran udara pagi di setiap tetes air yang menyentuh tubuhku.. Indahnya hidup ini, terimakasih pada-Nya aku masih bisa merasakan kenikmatan ini..
Untuk temanku yang kusayang, kita memang sudah tidak seakrab seperti saat kita masih tertawa terbahak bersama.. Ingin sekali merangkulmu.. Ingin sekali memelukmu untuk sebuah persahabatan.. Entah apa yang membuatku selalu ragu.. Aku menangis di dalam hati setiap hari karena ketidakmampuanku untuk melihatmu, menyapamu, menyentuhmu, merangkulmu, atau bahkan memelukmu.. Kemarin kau benar-benar membuatku tersiksa.. Kau berjalan di sebelahku dan aku berusaha mencoba untuk merangkulmu, tapi aku tak kuasa, aku segera berlari dan bergelak tawa hebat degan yang lain.. Maafkan aku, Teman.. Aku juga tak ingin seperti ini..
Untuk teman wanita yang tak kunjung ubah.. Aku tersayat pedih melihat tingkahmu walau tak sepersenpun dari perbuatanmu merugikan diriku.. Tapi aku tak mau melihat teman yang kusayang menjadi seperti itu.. aku tak mampu berkata-kata karena aku tak yakin apa aku memiliki hak untuk itu.. Aku tersiksa melihatmu pergi dengan diriya utuk menyenangkan hatinya kemarin.. Kumohon… Berubahlah! Demi aku… Demi dirimu… Demi kebaikan semua orang… demi dia… Kau bisa menyakiti perasaannya.. Kau mempermainkan perasaannya.. Teman, maaf atas kekakuan lidahku, tapi aku tak mampu berucap sepatah katapu utuk membuatmu berubah.. Bukan hakku!!
Sahabat lama, ingin sekali aku mengatakan, "Berhentilah, berharap." Tapi aku tak tega.. Aku tahu kau begitu mengharapkan dirinya.. Dirinya yang hanya kau cinta, kau percaya, kau kagumi, kau puja, atau bahakn satu-satunya orang di dunia ini yang kau "lihat".. Tapi aku tak ingin kau sakit hati.. Kemarin, kau begitu menggebu-gebu bercerita tentrang dirinya.. Kau lihat senyum di wajahku? Sebenarnya hatiku teriris melihat betapa pedihnya hatimu nanti.. Teman, aku tak mungkin mengatur hidupmu.. Kaulah yang menentukan jalan hidupmu..
Adik kecil yang tak henti kusayangi.. Lucu.. Kemarin, ketika pertama kali aku melihatmu melewati koridor itu, aku sempat terkejut.. aku sudah mengira-ngira apa yag akan terjadi hari itu.. Tapi aku pikir aku hanya mengada-ada.. Hatiku mulai risau saat aku menerima pesan itu.. Melihatmu berdiri di tengah hujan sambil menangis kembali membuatku sedih, membuatku bimbang.. Selalu kuingatkan, aku tak mungkin memaksakan kehendakmu.. Dirimu sendirilah yang menentukan ke mana arah kau akan pergi.. Saat memelukmu, aku takut, aku takut mengecewakan perasaanmu untuk keseribu kalinya.. Tapi aku tak tega meninggalkan dirimu sendiri di tengah hujan dengan mata sembab itu.. Itu semakin mengiris hatiku.. Aku tak mampu membalas perasaanmu.. Bukan kau masalahnya.. Tapi aku!! Aku belum siap memasuki dunia itu.. Aku belum punya apa-apa.. Bahkan aku masih ragu atas diriku sendiri.. Kemarin, itu membuatku menangis dalam hati dan kumohon, jangan kau ulangi lagi, Adik kecilku yang manis..
Sore itu, aku melihatmu kembali, Teman yang kusayang.. Tertidur pulas di ruang sempit itu.. Dan aku hanya mempu meneruskan langkahku sambil meneriakkan, "Selamat Tidur!!" Maaf..
Hari sudah gelap.. Aku ingin tertidur.. Tapi tiba-tiba aku resah dan mulai menitikkan air mata.. Megingat semua kejadian hari itu.. Mengapa? Mengapa semua harus terjadi? Aku bertaya pada-Nya.. Apa yang Kau rencanakan? Aku, teman-temanku, dan hal-hal yang belakangan ini sering kudengar: berita kematian.. Terutama kematian di laut.. Mengapa Kau biarkan mereka semua mati? Mengapa Kau biarkan mereka hilang ditelan ombak? Apa hubungan semua ini dengan aku dan teman-temanku? Kau membuatku semakin taku pada-Mu.. Kumohon… Beri aku kekuatan.. aku tak mampu memikirkan semua itu.. Tuhan, apapun yang Kau rencanakan, aku hanya bisa yakin itu adalah untuk kebaikan seluruh umat-Mu di dunia.. Amin..
for You One of My Friend
February 19th, 2007 by andi-sapoeMaaf, Teman, aku tak tahu mengapa tak sanggup lagi untuk berada di sekitarmu.. sudah kulihat usahamu, aku pun sudah berusaha, tapi entah mengapa usaha kita tak menciptakan hasil.. aku juga bertanya-tanya, mengapa atmosfer yang menyelimuti kita manjadi sangat janggal.. aku ingin sekali merangkulmu sebagai seorang teman, tapi entah sejak kapan aku merasa sangat berbeda bila bersamamu. aaaaaaaargh!!!! bukan itu maksudku, tapi perbedaan lain yang menciptakan ketidaknyamanan.. maaf, Teman..
Maaf, Teman.. ingin sekali aku menyapamu dengan seruan, "Selamat Pagi!!!!" yang hangat di setiap pagi kita bertemu, tapi lidahku kelu mendadak dan mataku pun berusaha mengalihkan pandangan dari tempatmu.. dan yang membuatku semakin sedih, saat aku menuri pandang, aku melihat kau melakukan hal yang sama.. maaf, Teman..
Maaf, Teman.. ingin sekali menghampirimu saat kau tertawa terlalu keras, terlalu diam, atau hal-hal ekstrem lain karena aku yakin maksudmu adalah untuk memanggilku.. tapi aku masih canggung, aku juga bingung apa sebabnya.. aku sangat ingin bahkan terobsesi, tapi aku hanya bisa menahan dan menahan karena aku tidak bisa menemukan hal-hal indah untuk diceritakan padamu.. maaf, Teman..
maaf, Teman.. aku ingin sekali melihat kembali senyum cerahmu saat berengkrama denganku, tapi aku tak mampu untuk melihatmu kecewa karena diriku, sehingga aku hanya berusaha untuk tetap jauh darimu agar kau tidak melihat hal-hal mengecewakan yang kumiliki.. maaf, Teman..
Sekali lagi, maaf, Teman.. biarlah waktu yang mengiris rasa canggung ini dan kita tetap berusaha untuk kembali sepert dulu seperti saat kita terbahak bersama sampai hilang napasmu.. maaf, Teman..
to Them I Want to Say, “I’m Sorry, Pals.”
December 15th, 2006 by andi-sapoeuntuk kamu, dua teman lama yang sampai tahun kemarin masih menghubungiku..
untuk kamu, tiga teman lama yang pernah merasa kutinggalkan..
untuk kamu, lima teman lama yang telah terabaikan..
untuk kamu, teman saat aku mulai hidup sendiri dan yang sekarang mulai samar..
untuk kamu, teman lama yang yang pernah hilang dan mencoba untuk kembali..
untuk kamu, teman lama yang tak pernah ada hentinya tertawa dan aku hanya duduk terdiam melihat renyahnya gelak tawamu..
untuk kamu, tiga teman yang pernah bersama di kala susah, tawa, sedih, dan menanti fajar yang kini hampir lenyap tertutup kabut kebosanan..
untuk kamu, teman yang mulai sulit menyapaku..
untuk kamu, teman yang pernah kuhina di belakangmu..
untuk kamu, teman yang telah kubohongi demi kejutan di Hari Minggu..
untuk kamu, teman yang telah kubatalkan janji-janjinya..
untuk kamu, teman yang meminta bantuan untuk mendekati seorang teman lain, tapi malah aku yang menjadi dekat dengannya..
untuk kamu, teman yang tak bisa kupinjamkan jaket di saat dinginnya hujan sebab jaketku pun basah..
untuk kamu, teman yang selalu tersenyum saat kupandangi wajahnya..
untuk kamu, teman yang tak dapat kubelai rambutnya karena aku pun canggung untuk melakukannya..
untuk kamu, teman yang tak bisa kupungkiri untuk terus mengatakan, "Aneh lo!"
untuk kamu, teman yang bosan dengan kata-kata ketus yang keluar dari mulutku..
untuk kamu, teman yang tak pernah kuhormati..
untuk kamu teman yang selalu menerima keberadaanku walau terpaksa..
untuk kamu, teman yang selalu menjadi tumbal kebosanan orang tapi selalu tersenyum menghadapi setiap masalah..
untuk kamu, teman yang merasa takut untuk membuatku GR..
untuk kamu, teman yang telah hilang karena kata-katamu yang pedih membuatku takut..
untuk kamu, teman yang pernah resah akan cintaku..
untuk kamu, teman yang pernah kucinta tapi kini menjadi jauh bagai dibatasi samudera yang luas..
untuk kamu, teman yang menunggu saranku namun tak kunjung satu kata pun keluar dari mulutku..
untuk kamu, teman yang telah merasa ditinggalkan seseorang tapi aku tak mampu mengobatinya walau aku terus berada di sekitarmu..
untuk kamu, teman yang merasa aku kurang baik untuk menjadi sahabatnya..
untuk kamu, dua teman yang terua kutagih janjinya dan mulai merasa bosan denganku..
untuk kamu, dua teman yang memiliki cita-cita yang sama tapi tak mampu merealisasikannya..
untuk kamu, teman yang tak pernah ragu untuk menerima ajakanku..
untuk kamu, teman yang terus kupaksa menghabiskan waktunya bersamaku..
untuk kamu, teman yang selalu menungguku..
untuk kamu, teman-teman yang selalu kusayang..
Trapped in the Rain..
December 8th, 2006 by andi-sapoeHehe.. kebodohan-kebodohan yang lain..
pembukaannya aja udah aneh.. yap, memang kejadian yang gue alami hari kemarin (Kamis 071206) malam sangat aneh dan tak terduga.. apa seh..
Oke, gini.. jadi gue kan di kampus sampe jam 7 maleman.. trus anak-anak pada ngajak makan di Bebek Borromeus.. gue tertarik secara gue sangat kelaparan dan pasti akan langsung menerima ajakan makan siapapun.. baiklah, Bebek Borromeus itu dipesen dulu lewat SMS biar nuggunya ga lama.. secara kalo makan di situ tu lo bisa nunggu sejam dan makanannya bisa habis dalam waktu lima menit.. percuma kan??? nah, selama makan di sana, ada beberapa oknum yang sangat terbuka untuk curhat tentang cowonya, cewenya, ato kuliahnya sekalipun.. (well, nanti itu diceritain di postingan yang lain aja ya..)
Ya, makan, makan, makan, makan, akhirnya selesai dan berencana kembali ke kampus.. pada akhirnya sih, ga semuanya kembali ke kampus.. ada yang langsung pulang.. ada yang lewat kampus jaga tapi emang mau pulang juga.. ada yang mau ngunit (alias nge-unit(xtrakurikuler gituh..)).. dan ada yang ga jelas yaitu gue!!! hehe..
pokoe setelah itu gue kembali ke kampus untuk mengambil motor dan mengantar seorang teman gue yang berinisial E-cewe untuk ke sekre unitnya.. abis itu, gue masih ngeliat teman gue yang berinisial I-cowo ngobrol-ngobrol sama temen gue yang berinisial D-cowo.. setelah mengantar temen gue ke sekre unit gue berniat balik ke tempat parkir yang menjadi latar belakang tempat dua teman gue yang tadi ngobrol2.. pas gue balik, ternyata yang sisa tinggal D-cowo.. dan akhirnya gue ngobrol2 aj bentar.. trus pas gue liat lebih jeli, ternyata masih ada seorang teman lagi yang berinisial I-cewe duduk sambil nelpon.. ternyata mereka berdua lagi benerin kunci motor si cewe yang ilang kemarin harinya..
beberapa saat kemudian, ni cewe selese nelpon dan langsung ketempat gue bentar dan tiba-tiba nangis di pundak gue.. duh, so sweet deh.. (Cape de Beca!!!) gue takjub dan cuma bisa ngeluarin kata-kata penenang ga penting.. duh, I, sing sabar ya… heheuu.. setelah beres setengah benerin kunci motor, si abangnya minta istirahat n dilanjutin besok aja.. tau bayarannya walaupun blom slese?? TUJUH PULUH LIMA RIBU SAJA, SAUDARA-SAUDARA!!! mahal anjrit!!! abis itu si D-cowo nanya, "Mau balik ga??? atau mau ke mana??" dan si cewe jawab,
"STARB***S yuk!!!" gue kaget karena gue ga ada rencana mau ke situ, gue pengen pulang, gue ga mau tidur malem-malem, gue mau bangun pagi tanpa masih ngerasa ngantuk, dan yang paling penting: GUE GA SUKA KOPI!!!! mau minum apa gue kalo ke sana?? tapi, demi menenangkan ni cewe akhirnya gue setuju (apalagi rencananya ni cewe mau nraktir.. ya lanjuuuuut!! hehe..)
tiba-tiba hujan, tapi tetep dihadang dengan semangat ingin ditraktir.. hehe.. nyampe di cafe itu yang ada di BIP.. (oya, gue ke sana pake sendal jepit yang kekecilan sehingga pasti akan sangat terlihat aneh!!!) pesen, pesen, pesen, pesen, akhirnya kita berakhir (rancu sekali bahasanya) dengan duduk2 sambil ngobrolin kuliah, orang-orang kuliah, orang-orang saat masih muda (sok tua lu!!!), keluarga, dan orang-orang di dalam cafe itu yang kayaknya agak2 "berbeda".. haha, ngertilah.. hujan ga berenti2 dan minuman sudah hampir habis (oya, gue akhirnya memesan minuman dengan rasa coklat dan SANGAT TIDAK ENAK karena sangat manis!! mending minum coklat di al al ho!!! (bacalah dengan arah sebaliknya..)
sampe tu toko, maksudnya cafe, udah mau tutup kita masih ngobrol-ngobrol ga jlas sampe tu coffee master ngusir kita.. masih ujan gitu, maaaaas!!! tega banget!! akhirnya kita memutuskan untuk balik dan karena si D-cowo salah membawa kluar, akhirnya kita berhenti di luar hotel Hya** nunggu ujan brenti..
ujannya ga brenti-brenti, kawan!!! dan gue udah ngantuk, capek, dan sangat ingin segera pulang.. pikiran udah mule kacau sampe gue mikir, "Buka kamar aja yu, di Hya**!!" (Hahaha…!!! goblok-goblok!!) pokoknya tu ujan ga brenti-brenti sampe pagi, mungkin.. gue dan kedua temen gue udah hopeless banget nelpon2in orang dan kagak ada yang bangun secara itu udah jam 12 malem.. sampe akhirnya temen gue yang berinisial D-cewe ngangkat telponnya dan bilang dia lagi di Lembang.. yang baiknya, dia nany, "mau dijemput ga??" ya, maulah!!! secara.. hehe.. akhirnya temen gua yang I-cewe dijemput buat nginep di tempat lain karena dia ga bisa pulang ke kosannya dan gue dan teman gue yang D-cowo menembus hujan balik ke kosan masing2..
untung ga jadi buka kamar yang harga per malemnya lebih mahal dari har ga kosan gue sebulan.. gile, gile.. yap, demi menyenangkan hati seseorang, memang banyak yang harus dikorbankan.. heu..
btw, kok cerita ini banyak kata "akhirnya", ya??
After a Very Long Break..
November 26th, 2006 by andi-sapoeSebenernya tulisan ini udah gue buat dari hari Sabtu..
Tapi ga pernah sempet buka internet karena dari kemarin waktu gue habiskan buat perjalanan Jakarta-Bandung dan Bandung-Jakarta..
Ya pokoe, sekarang gue tulis aja ya.. ayo baca.. ayo baca!!!
Sabtu, 25 November 2006 Pukul 0:0:07 Waktu Jam Tangan Gue..
Baru slese beres-beres abis Musik Sore.. Gile!! Cape betz!! dan acaranya: MELEBIHI EKSPEKTASI GUE!!!! WOW!!!
Hari Jumat dibuka dengan gue baru bangun jam 7 pas!! Bangun-Liat jam-Bengong-Panik-Loncat. setelah loncat, semangat gue ilang lagi karena badan gue sakit-sakit ("Duh, kenapa sih badan gue selalu sakit-sakit kalo bangun!!") Yah, tanda-tanda pesimis mule muncul di pikiran gue.. Hari Jumat ada Musik Sore di mana gue bertindak sebagai Ketua Pelaksana!! dan karena pagi ini dimulai dengan pani (gile!! kuliah Pak AAA mule jam 7 dan gue baru bangeun jam 7!!!), gue ampir yakin hari ini bakal ga beres!!
Dateng ke kampus jam 7:15-an dan untungnya, ternyata kuliah belom dimulai. aneh, belakangan ini kok si Pak AAA jadi kliatan males ngasih kuliah, ya.. jam 7:20-an kuliah baru dimulai.. Gile!!! ngantuk banget gue.. kayak kagak tidur 2 hari!!
Jam 9:00-an akhirnya kuliah selesai dan gue langsung naik lift ke studio lantai 4 gedung Labtek IXB itu.. niatnya, mau kuliah n ngerjain gambar perpektif yang sama sekali blom berprogres. tapi, begitu masuk studio, disapa orang-orang dengan kalimat-kalimat, "Sapu! Sapu! Sapu! gimana musik sore ntar??" ato ga, "Ndi, jangan lupa ya ntar jam 1!!" ato "Pu, tar bikin juklak ekskursi ya bareng anak lapangan.." atau "AAAAAAAAAAAAAAAAARGH!!" ta, tipe-tipe gitu deh.. yang pasti gue ga denger satu berita pun yang berhubungan dengan asistensi gambar.. "Gimana seh ne dosen gue!!!"
well, alhasil gue ga kuliah LAGI., yang aad ngurusin hal-hal yang ga ada hubungannya sama kuliah, kayak MUSIK SORE (yang tinggal J-9 gitu..),EKSKURSI-lah, dan RAPAT DANUS LUSTRUM (walaupun akhirnya gue ga dateng karena bertepatan dengan Shalat Jumat).. Wuih!! jadi inget kata seorang teman, "Ini ga kayak lembaga pendidikan ya!! kayak kantor EO aja!! heu.." bener juga tu orang.. gue juga dah mule ngerasa kalo kuliah itu sangat aneh.. hehe..
bla..bla.bla.. pokoknya nyambung ke MUSIK SORE.. gue awalnya pesimi banget soal acara ini.. soal dana: NGUTANG GILA!! smpe sjuta lebih bo!! soal publikasi: gue ngerasa parah banget!! nasa H-2 baru nybar publikasi?? akhirnya sore-sore gue kabur buat "Attack"-an di salah satu restoran cepat saji di Bandung.. hehe.. bukannya ngurusin musik sore yang tinggal J-3an.. jam enem sore, baru gue balik lagi k kampus..
WOW!!!! ngeliat dekor yang udah dikonsep sama temen-temen gue, terutama Yayi, kagum n bangga banget dah!! "Emang, Ay, gue selalu percaya sama lo soal dekorasi sejak MAKRAB 2005 taon lalu!!" trus, liat alat-alat yang canggih dan keren abis (walaupun gue ga ngeti!! heu..), bikin gue lebih PD soal acara ini.. ya, walaupun akhrinya stand mic cuma jadi pajangan doang karena mic-nya kagak muat.. haha..tinggal nunggu orang-orang nih.. alhasil, yang tadinya diduga yang dateng 200-an orang, malah ga nyampe 100 orang!!! duh, mana anak Planologi (HMP) yang dateng dikit banget.. ("Iya, nih!! Pada kemana si anak-anak plano!!!") mungkin karena publikasinya kurang kali ya..
well, keseluruhan si MUSIK SORE ini berjalan dengan oke!! yah, menurut gue si 88% kali ya.. soalnya, kita masih ngutang 1,2 juta 20 ribu n target massa ga kecapai!! yang gue inget, kata Rhino, "Ini adalah MUSIK SORE TERBAIK selama 4 tahun gue ada di sini!!!" WAAAAAUW!!!!!
Kalo bagi gue, udah sejak lama gue ga ngerasain sebahagia ini bersama anak-anak 2005.. seinget gue, terakhir gue ngerasa yang setipe-setipe kayak gini tuh pas tugas besar kaderisasi… bangga gue thd anak-anak 2005 mule bangkit lagi!! seneng gila gue!!! Pokoe, "Now, I’m in love with you agin, Guys!!!" semoga bisa tetep kayak gini..
Mungkin ini ga bisa ngegambarin kabahagiaan secara utuh, tapi ini yang bisa gue bagi sama orang-orang di seluruh dunia.. (tentunya yang ngerti bahasa Indonesia lah!!!)
notabene: gesek? masa cuma segitu gesekan yang bisa diberikan?? heu..
to someone: ayo dong, grow up!!! gue udah ga bisa ngikutin lo lagi..
to present her: nampak semakin jelas
to former her: semakin aneh aja lo tiap hari..
to Almer : thanks berat, Bro!!!
to Rhino: gue pengen bantu festival band se-ITB-nya nanti!!
to Ketua KunciG (Pierre): cepet sembuh ya, man!!!! thx to you too..
busy, addicted, or hyperactive??
November 23rd, 2006 by andi-sapoeOrganisasi.
Ngomong-ngomong soal organisasi, gue mau cerita tentang kepanitiaan-kepanitiaan yang sedang gue jalani dan mungkin akan terus gue jalani sampe taon depan.. pertama, tim acara kaderisasi yang membuat gue sering terlibat dalam rapat kaderisasi yang sampai malam bahkan larut itu hanya untuk membicarakan satu kata karena ga ngerti maksudnya (well, bahkan kata "kaderisasi" juga ga ada di dalem Kamus Besar Bahasa Indonesia gitu..) kedua, humas olimpiade yang sibuknya bukan main.. keliling kampus ampir tiap minggu.. gedor2 himpunan, cuap2 ampe bebusa, n ketawa2 basa-basi sampe gigi kering, dll.. mana gue dijadiin wakoordiv ples subkoordiv pula.. .fiuh.. ketiga, tim acara ekskursi yang juga sudah mule sibuk dengan segala kegiatannya.. entah kenapa di ekskursi ini gue banyak berpikir many unimportant ways in improper place.. yap, banyak hal-hal yang menurut gue ga perlu ada dan ga harus dilakuin tapi diadakan dan dilakukan di ekskursi ini.. rasanya mubazir waktu, tenaga, uang, dan pikiran.. keempat, tim danus lustrum IMA-G yang ga kalah aneh dan suka bikin pertemun-pertemuan yang ga ter-detect di jadwal gue.. trus, kayakny bakal rumit gitu.. susah, susah.. kelima, ketua MUSIK SORE "Shine On" yang sebenernya ga terlalu gue inginkan (jabatannya).. karena sebenernya gue lagi ga pengen sibuk2 banget.. dan lihat hasilnya?? gue SUPER SIBUK..
gue inget dulu gue pernah nulis soal kepanitiaan-kepanitiaan yang gue ikuti selama liburan.. mungkin sama banyak ato mungkin lebih banyak.. bedanya, yang dulu gue lakukan secara seri dan sekarang semua itu gue lakukan secara PARALEL!!! parah, parah!!! belom lagi keinginan gue untuk jadi BPA di IMA-G.. gimana ya?? maka dari itu gue rela untuk g ikutan jadi pengurus IMA-G karena gue udah ga sanggup lagi..
sebenernya, udah sejak lama gue berkomitmen, "Gue ga bakal ikutan panitia-panitaan lagi.. capek!! ga dapet apa-apa pula.. g dibayar, cui!!" alhasil, kayak karma, malah bertubi-tubi kerjaan yang gue dapet.. huh.. kyak judulnya, gue g ngerti kondisi gue sekarang bisa disebut sibuk (karena kegiatan serba padat), ketagihan (karena malah kayak pengen terus dan ga mau ngelewatin kepanitiaan2 yg ada), ato sok sibuk (karena belagak bisa bagi waktu untuk semuanya padahal studio mungkin keteteran.. mungkin??) huh..
yang pasti sekarang, gue mule kewalahan.. terutama saat semua kegiatan itu melakukan sesuatu di waktu yang persis bertepatan.. A-B-C-D-E-F : Abang Becak, Cape Deh Ekeu, Fiuh.. temen gue baru ja bilang, "Sibuk banget sih, Pu.." dan gue ga bisa jawab apa-apa.. cuma bisa gumam, "Sibuk? Sibuk apanya??" ya oloh, Andi, dah jelas-jelas sibuk, masih juga ga mau ngaku kalo sibuk.. yang lain juga bilang, "Lo harus ngelepasin satu dong, Pu. Hiperaktif banget, sih.. tar jadi kelewat eksis lho." dan gue juga terdiam dan mulai berpikir.. ga mungkin gue ngelepasin salah satu di saat semuanya udah setengah jalan.. apalagi gue dah ninggalin kepengurusan IMA-G.. rasanya sayang kalo ngelewatin kesempatan lain..
yah, begitulah uneg2 gue.. mungkin semua itu gue jabanin karena gue ngerasa kalo pengalaman gue dibanding temen-temen yang lain tu kurang banget karena dulu gue ga pernah peduli sama yang kayak gini-ginian sehingga sekarang gue seperti mengejar ketertinggalan..
ok, met malem indonesia n met siang buat operator friendster..
bye..
agak tenang juga ngelepasin di sini..
walau ini saatnya kembali menghadapi kenyataan..
Pasar Senen atau… Pasar Gantung Bawah????
November 1st, 2006 by andi-sapoewakakakakak…..
fiuh, ini adalah posting-an gue sejak posting-an melankolis yang kemarin (kesannya udah lama banget gitu gue ga posting.. jelas-jelas baru kemarin..)
hari ini (Jeng-jeng!!!!~keren ga backsound-nya??..???) gue jalan-jalan bersama tiga orang yang agak-agak ajaib!! hehe.. kemana?? yap, sesuai judulnya, gue dan tiga orang itu pergi ke Pasar Senen yang berada–well tentu saja sesuai namanya– di daerah Senen..
setelah kemarin malam ber-SMS ria dengan tiga orang sekaligus, yaitu Reinard, Tita, dan Pamela, gue akhirnya memilih untuk ikut Tita dan Pamela ke Pasar Senen buat belanja keperluan Garage Sale-nya mereka berdua besok (Kamis, 2 Oktober 2006, pukul 09.00-19.00 WIB di Jalan Jalak IV nomor 9A Pondok Ranji~kalo kagak salah nih..) berhubung ajakannya Rei, walaupun menarik, ("menarik kok, Rei!!!") tap kurang membuat gue tertarik.. Yap! Dua dari tiga orang itu adalah Tita dan Pamela..
pagi-pagi, janjian sama Tita dan Pamela, serta seorang teman cowok Pamela di McD Pondok Indah jam 9.. Gue dateng jam 8.45-an dan langsung ketemu Pamela yang lagi makan hot tea sambil minum french fries.. "oops!", maksud gue kebalikannya, yaitu hot makan tea sambil french minum fries.. "ng, bukan juga kayaknya.." yaaaaagh, pokoknya gitu deh!! gue tertarik, dan akhirnya ikutan beli apa yang dibeli Pamela (ini adalah bahasa yang gue gunakan untuk menghindari kesalahan yang berkali-kali~hehehe..).. nunggu-nunggu lama, ngobrol-ngobrol sama pamela sambil cekikikan akhirnya ada bapak-bapak (well, teorinya sih cuma seorang bapak, tapi maksudnya juga bukan bapak-bapakan yang mainan gitu..) beli makanan dengan menu yang sama kayak kita berdua.. jadi kayak threesome!!! hahaha…parah. yah, pokoknya gitu deh..
jam 9.15-an, Tita dateng dengan dandanan lusuhnya dan sambil ngomong, well, apa lagi kalo bukan: "Lusuh banget ya gue!!!" cape de.. trus dia langsung nyomotin sisa kentang gue.. "Dasar, Ta, kagak pernah berubah ya elu!!!" sambil nunggu temennya Pamela yang ternyata bernama Odank (kayak pernah denger tuh, nama..) kita ngobrol-ngobrol sambil cekikikan lagi.. "kayak ga ada kerjaan lain lagi ajah.." sampai tiba saatnya teman Pamela, si Odank itu, datang.. (jeng-jeng!!~backsound yang keren kayak di awal..)
kenalan-kenalan bentar dan akhirnya kita langsung cabut ke PIM. bukan, maksud gue ke Senen.. sambil bingung ga tau jalan (baca peta jakarta kemarin malamnya tidak menambah ilmu apapun tentang kota jakarta bagi gue..), gue hanya duduk-duduk di kursi belakang mobil (maksudnya kursi dalam bagian belakang mobil, bukan kursi yang ada di belakang mobil yang berarti di luar mobil.. okeh??) sambil ngobrol dikit-dikit sama Tita, Pamela, dan tentunya.. Odank. begitu sampe Senen n kluar mobil, si Odank langsung bilang, "Kayaknya gue pernah ketemu lo deh.. lo ikut OSKM kan (maksudnya OSKM 2006)?? Yang jadi pake baju merah itu (maksudnya wira ksatria).. inget ga lo? lo yang pernah negur gue di Salman (maksudnya Taman Ganesha).." dan alhasil, gue langsung inget kalo gue pernah negur nyolot seorang wira tresna yang tidur-tiduran waktu lagi lingkar wacana bareng anak 2006.. haha.. jadi malu ketemu n jalan bareng orang yang pernah gue nyolotin.. trus gue langsung minta maap n bilang "Tuntuntan kerjaan, sih.." (ngeles!!) dia juga minta maap karena udah ngebales nyolotan gue dengan nyolotan lagi.. heu..
sumpah!! Jakarta panas banget.. dan secara Senen berada di Jakarta, jadi Senen juga ikutan panas.. (ngaco..) ya, sambil keliling-keliling pasar yang kata Pamela mirip Gede Bage, gue clingak-clinguk ga jelas.. akhirnya berenti di salah satu toko baju dan Pamela dan Tita langsung pilih2 baju..
"Bang kita ambil 15, Bang? Berapa?" kata Pamela..
"Sepuluh ribuan, Neng!"
"Tita, dan Pamela langsung ngedumel, "Mahal banget!!! Masa 150 rebu!!" (yah pokoknya mirip-mirip gitu deh keluahnnya..
hasilnya, gue, Tita, n Pamela langsung pindah toko.. "Lho?? Odank?? Odank dimana ya??" Oh, ternyata dia juga lagi asik ngeliatin celana-celana jeans di toko lain.. hobi belanja juga ni cowo.. pindah ke toko berikutnya, (setelah Odank kembali bergabung) Tita dan Pamela kembali nyerusuk-nyerusuk nyari baju yang digantung.. di sinilah mulai terdengar teriakan-teriakan "Ayo, Neng, Bu, gantung bawah lima ribuan!!! gantung bawah lima ribuan!!" awalnya biasa aja.. tapi lama-lama semua mas-mas yang ada di situ ngomong yang kata-kata yang serupa dengan nada yang sama tapi harga bisa beda-beda, kayak, "Gantung bawah lima belas ribu dua!!!!" atau "Gantung bawah dua ribu, Mba.." atau gantung bawah segini, gantung bawah segitu.. yah, pokoknya serba gantung bawah.. ga tau kenapa, si Odank itu mulai ikut2an teriak "Gantung bawah, Mba.. Gantung bawah, Mba.." (yah, pokoknya tipe-tipe gitu deh, ngomongnya..) otomatis yang lain cengengesan dan cekikikan..
setelah berlama-lama belanja dan sibuk nawar-nawar harga, akhirnya kita keluar dari pasar pengap dan gerah itu.. gile!!! baju gue udah basah semua.. gue bilang sama Tita, "Ta, hari ini gue ga pake parfum lho!!! tau deh baunya kayak apaan!!!" dan Tita hanya cengengesan.. (aneh.) terus, kita mulai berpikir, "KENAPA HARUS GANTUNG BAWAH???" hehehe.. (mule iseng nih..) trus gue mikir, " Mungkin yang gantung atas harganya beda-beda.." (normal) atau "Mungkin yang gantung atas labih mahal.." (masih normal) atau "Jangan-jangan yang gantung atas lebih murah.." (ng.. yah, normal deh..) atau "Jangan-jangan mas-nya males kalo yang gantung tas diliat-liat.. kan kalo orang ga jadi beli, dia males harus nge-gantung ke atas lagi.." (normal, tapi udah ga wajar..) Yah, pokoknya berbagai spekulasi dicoba-coba sampe dapet yang cocok, walaupun ternyata kita blom dapet alesan yang cocok.. yah, di mobil menuju pertok (laper, pengen makan.) kita masih seru ngomongin gantung bawah-gantung bawahnya Pasar Senen dan mule berpikir untuk diterapkan di Garage Sale-nya Tita dan Pamela besok!! (DATENG YAH KE GARAGE SALE-NYA!!!) haha.. yaudah, sampe di situ aja.. soalnya abis itu, kita cuma makan sate di pertok n gue balik naik bus bareng Tita menuju ke Ciputat.. well, pengalaman ke Pasar Senen itu cukup menarik karena itu pertama kalinya buat kami ber-4, walaupun kayaknya gue udah pernah duluuuuuuu banget tapi lupa..
Oke, bye.. G’Nite..
Do You Really Know “M”??
October 31st, 2006 by andi-sapoeM.
Orang-orang pernah bertanya, "Ndi, M tu siapa sih?" Aku pun sering bertanya, sebenarnya M itu apa? Siapa? Dimana? Apa benar seperti yang orang-orang pikir bahwa M itu adalah inisial dari sebuah nama? Nama seorang wanita? Nama seorang yang aku sayangi? Aku sendiri pun tak yakin dan terus memendam tanya itu.
Bagiku saat ini, M adalah sebuah lambang kewanitaan. M adalah simbol feminisme yang menarik dan memiliki daya pikat yang tinggi. M adalah wanita yang membuatku tidak menjadi seperti biasanya. Apa itu pertanda baik? Tidak bagiku. Aku yang bukan aku bukan berarti lebih baik. Bisa berarti itu semua adalah rekayasa sebuah perasaan yang mungkin hanya sesaat.
M untukku saat ini adalah seseorang yang berada di sekitarku. Seseorang yang membuatku tidak pernah memiliki kurva emosi yang curam ketika berada di depannya. Seseorang yang membuatku canggung sekaligus bingung ketika berkata-kata, bergerak, bahkan memberikan tatapan karena banyak yang bilang mataku bagai kaca polos yang menampakkan secara gamblang emosi yang kurasakan.
Tapi, kenyataan tidak selalu sesuai impian. Mimpi lebih baik tetap menjadi mimpi. Aku merasa M terlalu baik untuk menjadi sebuah kenyataan. You’re just too good to be true. Lagipun, prinsipku sudah menegurku sejak lama, tapi apa dayaku, rasa tak bisa ditutupi. Sampai saat ini pun perasaanku pada M mungkin masih sama. Walau begitu, aku hanya bisa berusaha untuk menahannya. Ya. M, aku sudah berusaha berhenti untuk menghilangkan perasaan itu. Sudah sejak lama. Mungkin sejak kamu mulai merasa bahwa aku merasakannya karena sejak saat itu sikapmu berbeda, padahal aku belum melakukan atau berkata apapun padamu. Aku pun merasa egoisme di antara kita semakin tampak dan semakin besar. Dulu, kurasa kita cukup dekat. Cukup lugas mengatakan apa yang kita inginkan. Sekarang, seperti sulit mengutarakan apa yang kita mau. Selalu dengan putaran-putaran kata yang justru membuat semakin tidak keruan. Penolakan-penolakan yang kamu berikan membuatku semakin takut menawarkan sesuatu padamu. Dominasimu yang tinggi membuatku semakin berusaha untuk tidak berada di sekitarmu. Perbedaan pandangan kita, yang menurutku sebenarnya menarik, telah membuatku bosan karena terlalu banyak dan terlalu sering. Perbedaan-perbedaan lain pun membuat aku semakin ragu untuk meneruskan perasaan ini. Maaf, M.
Kadang aku suka bertanya pada diriku sendiri. "Bila kamu (M) membaca semua ini, apa kamu senang, puas, dan lega? atau kamu justru merasa sedih dan kasihan? atau justru bingung dan terheran-heran karena malah sebenarnya kamu tidak tahu tentang ini?" Yah, biarlah pertanyaan itu tetap menjadi pertanyaan retorika yang tak pernah menunggu jawab.
Baiklah, M. Terakhir aku katakan lagi, bahwa aku telah lama menahan dan memendam perasaan ini dalam-dalam. Kamu tidak harus berusaha menghindar, menolak, ataupun lari karena apapun yang kulakukan sekarang bukan atas dasar perasaan yang pernah kumiliki terhadapmu.
Selamat tinggal, M.